https://jurnal.upb.ac.id/index.php/equator/issue/feedEquator Physiotherapy2025-02-18T09:21:01+07:00Listya Triandari, Ftr.,M.Fislistya.triandari@upb.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Equator Physiotherapy</strong> mempublikasikan artikel dalam ruang lingkup <strong>Keilmuan Fisioterapi</strong>, <strong>Kedokteran</strong>, <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dan yang berkaitan dengan <strong>Ilmu Kesehatan</strong>. Jenis artikel berupa Penelitian, Literature Review, Case Report. Artikel yang diterbitkan melalui proses editing oleh editor dan reviewer sesuai dengan kompetensi sehingga artikel lebih update dan informatif.</p>https://jurnal.upb.ac.id/index.php/equator/article/view/471Mc. Kenzie Exercise Dapat Meningkatkan Lingkup Gerak Sendi Pada Pasien HNP L4-L5: Studi Kasus2024-10-31T13:12:10+07:00Muh. Wildaanum Mukholladuundimasaryanugraha@umla.ac.idDimas Arya Nugrahadimasaryanugraha@umla.ac.idAulia Kurnianing Putridimasaryanugraha@umla.ac.idYeni Tri Nurhayatidimasaryanugraha@umla.ac.idNurma Auliya Hamidahdimasaryanugraha@umla.ac.idRizka Asna Rahmawatidimasaryanugraha@umla.ac.id<p><em>Hernia nucleus pulposus </em>(HNP) merupakan penyakit neurologi tulang belakang akibat proses degeneratif atau traumatik yang menjadikan keadaan <em>nucleus pulposus </em>menonjol ke arah <em>posterior </em>sehingga mengalami penjempitan di saraf radiks, penderita sering mengeluh sakit punggung menjalar sampai tungkai bawah terutama saat aktivitas membungkuk. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian terapi latihan <em>Mc. Kenzie </em>dalam meningkatkan lingkup gerak sendi <em>trunk </em>pada pasien <em>Hernia Nucleus Pulposus L4-L5</em>. Metode studi kasus yang dilakukan di ruang Rehabilitasi Medik RSUD Dr. Soegiri Lamongan, setelah dilakukan 6 kali terapi dengan intervensi menggunakan terapi latihan <em>Mc. Kenzie </em>diperoleh hasil peningkatan LGS menggunakan goniometer pada gerakan <em>trunk </em>(a) <em>ekstensi/fleksi </em>T0: 30°- 0°-20° menjadi T6: 35°- 0°-45°, (b) <em>lateral fleksi </em>(D/S) T1: 30°- 0°-30° menjadi T6: 35°- 0°-35°, dan gerak (c) <em>rotasi </em>(D/S) T0: 30°- 0°-30° menjadi T6: 35°- 0°-35°. Terapi latihan <em>Mc. Kenzie </em>dapat meningkatkan lingkup gerak sendi pada pasien <em>hernia nucleus pulposus </em>L4-L5.</p>2024-10-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2024 https://jurnal.upb.ac.id/index.php/equator/article/view/505Profil Skoliosis Pada Siswa SMA di Sekolah Bina Mulia Pontianak2025-02-18T09:21:01+07:00Vika Ariesti Audinivika.ariesti@upb.ac.idMyranti Puspitaningtsya Junaedimyranti.puspita@upb.ac.idFlorecita Pratiwiflorecitapratiwi05@gmail.comUtin Fitria Hidayatiutinfitriah@gmail.com<p>Scoliosis merupakan kelainan pada tulang belakang yang sering terjadi pada usia remaja yang dapat mempengaruhi postur serta kualitas hidup seseorang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui profil scoliosis pada siswa SMA di Sekolah Bina Mulia Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan observasi dan pemeriksaan Adam Forward Bend Test untuk mengidentifikasi scoliosis. Hasil penelitian ini menunjukkan dari total 258 siswa yang diperiksa ditemukan 21 siswa positif scoliosis. Terdiri dari 17 orang Perempuan dan 4 orang laki-laki. Analisis berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa Perempuan memiliki prevalensi angka kejadian scoliosis yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini dan intervensi fisioterapi untuk mencegah progresivitas scoliosis</p>2024-10-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2024