https://jurnal.upb.ac.id/index.php/jumpa_bhakti/issue/feedJUMPA BHAKTI : (JURNAL MULTIDISIPLIN PASCASARJANA) BHAKTI2026-03-16T23:42:23+07:00Open Journal Systems<p>"JUMPA BHAKTI : Jurnal Multidisiplin Pascasarjana Bhakti" adalah jurnal akademik yang menerbitkan penelitian berkualitas dalam bidang hukum, manajemen, pengelolaan sumber daya alam, dan lingkungan. Fokus utama jurnal ini adalah memberikan solusi berbasis ilmu pengetahuan terhadap tantangan sosial dan ekonomi, serta mendukung keberlanjutan melalui pendekatan multidisiplin. Jurnal ini menyediakan platform bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi hasil penelitian inovatif yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan publik.</p>https://jurnal.upb.ac.id/index.php/jumpa_bhakti/article/view/621Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) dalam Perspektif Hukum Bisnis pada Perusahaan di Kabupaten Mempawah2026-03-11T15:35:55+07:00Muhammad Doingdoing@upb.ac.idBujang Alibujang.ali@upb.ac.idIrvan Pratama Saputrairvan.saputra@upb.ac.idAnnurdiannurdi@upb.ac.idRahmad Satriarahmadsatria@upb.ac.id<p align="justify">Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan konsep yang menekankan tanggung jawab perusahaan terhadap dampak sosial dan lingkungan dari aktivitas bisnisnya. Dalam perspektif hukum bisnis di Indonesia, pelaksanaan CSR tidak hanya bersifat sukarela tetapi juga menjadi kewajiban yang diatur dalam peraturan perundang-undangan bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Corporate Social Responsibility (CSR) dalam perspektif hukum bisnis pada perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat penerima manfaat program CSR, serta melalui observasi lapangan dan analisis dokumen. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama yang muncul dari temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan telah melaksanakan program CSR sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Program CSR yang dilaksanakan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Keberhasilan program CSR dipengaruhi oleh tingkat partisipasi masyarakat serta peran pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan dan koordinasi pelaksanaan CSR. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi CSR dalam perspektif hukum bisnis tidak hanya dipengaruhi oleh kewajiban regulasi tetapi juga oleh hubungan antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi penguatan kebijakan dan praktik CSR agar lebih efektif dalam mendukung pembangunan sosial di tingkat daerah.</p>2026-02-11T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jurnal.upb.ac.id/index.php/jumpa_bhakti/article/view/623Pergeseran Paradigma Pemidanaan Dari Retributif ke Restoratif Dalam Reformasi Hukum Pidana Indonesia2026-03-11T23:19:13+07:00Raymundus Loinraymundus.loin@upb.ac.idMarlina Samosirmarlina.samosir@upb.ac.idTemmy Hastiantemmy.hastian@upb.ac.idPurwantopurwanto@upb.ac.id<p align="justify">Reformasi hukum pidana di Indonesia menunjukkan adanya pergeseran paradigma pemidanaan dari pendekatan retributif yang menitikberatkan pada pembalasan menuju pendekatan restoratif yang menekankan pemulihan. Perkembangan konsep restorative justice menjadi bagian penting dalam pembaruan sistem peradilan pidana untuk menciptakan penyelesaian perkara yang lebih adil, humanis, dan berorientasi pada pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara normatif pergeseran paradigma pemidanaan dari pendekatan retributif ke restoratif dalam konteks reformasi hukum pidana di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta literatur ilmiah yang relevan dengan konsep pemidanaan dan restorative justice. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menafsirkan norma hukum yang berkaitan dengan pembaruan sistem pemidanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep restorative justice telah mendorong perubahan paradigma dalam sistem pemidanaan Indonesia yang sebelumnya berorientasi pada pembalasan menuju pendekatan yang lebih menekankan pemulihan kerugian, tanggung jawab pelaku, dan keterlibatan korban. Pergeseran ini tercermin dalam berbagai kebijakan hukum dan regulasi yang memberikan ruang bagi penyelesaian perkara pidana di luar mekanisme pemidanaan konvensional. Pendekatan restoratif juga dinilai mampu menciptakan keadilan yang lebih substantif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pergeseran paradigma pemidanaan dari retributif ke restoratif menunjukkan arah baru dalam reformasi hukum pidana Indonesia yang lebih menekankan pemulihan dan keadilan substantif. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kebijakan dan regulasi berbasis restorative justice untuk mendukung sistem peradilan pidana yang lebih efektif, humanis, dan berkeadilan.</p>2026-02-16T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jurnal.upb.ac.id/index.php/jumpa_bhakti/article/view/624Implementasi Employee Engagement dalam Pengelolaan SDM sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Organisasi2026-03-16T23:42:23+07:00Rustamrustam@upb.ac.idSetyo Gunawansetyo.gunawan@upb.ac.idRicola Dewi Rawaricola.dewi@upb.ac.idIrvan Pratama Saputrairvan.pratama@upb.ac.idAngga Hendharsaangga.hendharsa@upb.ac.id<p align="justify">Pengelolaan sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja organisasi di tengah persaingan dan perubahan lingkungan kerja yang semakin dinamis. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam manajemen SDM modern adalah Employee Engagement yang menekankan keterlibatan emosional, kognitif, dan perilaku karyawan terhadap pekerjaan dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Employee Engagement dalam pengelolaan sumber daya manusia sebagai upaya meningkatkan kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam praktik Employee Engagement dalam organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan dan karyawan yang terlibat dalam pengelolaan SDM. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama yang muncul dari data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Employee Engagement dalam organisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu kepemimpinan partisipatif, komunikasi organisasi yang terbuka, program pengembangan karier dan pelatihan karyawan, budaya kerja kolaboratif, serta sistem penghargaan yang adil. Faktor-faktor tersebut berkontribusi dalam meningkatkan motivasi, komitmen, dan keterlibatan karyawan dalam pekerjaan. Peningkatan keterlibatan karyawan tersebut pada akhirnya berdampak pada peningkatan produktivitas dan kinerja organisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Employee Engagement dalam pengelolaan SDM merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja organisasi. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bagi organisasi untuk mengembangkan kebijakan pengelolaan SDM yang lebih partisipatif, komunikatif, dan berorientasi pada peningkatan keterlibatan karyawan.</p>2026-02-16T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026