Sosialisasi Budidaya Edamame Menggunakan Arang Hayati di Kelompok Tani Maju Rajati Desa Rasau Jaya Tiga, Kabupaten Kubu Raya
DOI:
https://doi.org/10.54035/dianmas.v3i1.632Kata Kunci:
arang hayati, budidaya, edamame, kelompok tani, sosialisasiAbstrak
Edamame (Glycine max (L.) Merr.) merupakan tanaman kedelai sayur yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi pasar yang signifikan. Kelompok Tani Maju Rajati di Desa Rasau Jaya Tiga, Kabupaten Kubu Raya menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan produksi edamame akibat kondisi tanah yang kurang subur dan terbatasnya pengetahuan tentang pemanfaatan arang hayati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya edamame menggunakan arang hayati sebagai pembenah tanah. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi pembuatan arang hayati dari bahan baku biomassa lokal, dan praktik langsung aplikasi arang hayati pada lahan edamame. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan (September–November 2025) dengan melibatkan sekitar 30 orang anggota aktif kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang jauh lebih baik mengenai manfaat arang hayati dalam memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, serta teknik budidaya edamame yang tepat. Respons positif peserta dan keinginan mereka untuk mengadopsi teknologi ini pada musim tanam berikutnya mencerminkan efektivitas kegiatan transfer pengetahuan ini. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Referensi
Mentreddy SR, Mohamed AI, Joshee N, Yadav AK. Edamame: a nutritious vegetable crop. In: Janick J, Whipkey A, editors. Trends in new crops and new uses. Alexandria: ASHS Press; 2002. p. 432-8.
Messina M. Soy foods, isoflavones, and the health of postmenopausal women. Am J Clin Nutr. 2014;100(Suppl 1):423S-30S.
Kementerian Pertanian. Statistik Pertanian 2023. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia; 2023.
Agus F, Hairiah K, Mulyani A. Pengukuran cadangan karbon tanah gambut: petunjuk praktis. Bogor: World Agroforestry Centre-ICRAF Southeast Asia dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian; 2011.
Lehmann J, Joseph S, editors. Biochar for Environmental Management: Science, Technology and Implementation. 2nd ed. London: Routledge; 2015.
Jeffery S, Verheijen FGA, van der Velde M, Bastos AC. A quantitative review of the effects of biochar application to soils on crop productivity using meta-analysis. Agric Ecosyst Environ. 2011;144(1):175-87.
Lehmann J, Rillig MC, Thies J, Masiello CA, Hockaday WC, Crowley D. Biochar effects on soil biota – A review. Soil Biol Biochem. 2011;43(9):1812-36.
Glaser B, Lehmann J, Zech W. Ameliorating physical and chemical properties of highly weathered soils in the tropics with charcoal – a review. Biol Fertil Soils. 2002;35(4):219-30.
Woolf D, Amonette JE, Street-Perrott FA, Lehmann J, Joseph S. Sustainable biochar to mitigate global climate change. Nat Commun. 2010;1:56.
Gani A. Biochar penyelamat lingkungan. Warta Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. 2009;31(6):15-6.
Mardikanto T, Soebiato P. Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta; 2013.
Prayudi B. Teknologi budidaya kedelai. Semarang: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah; 2010.
Chan KY, Van Zwieten L, Meszaros I, Downie A, Joseph S. Agronomic values of greenwaste biochar as a soil amendment. Aust J Soil Res. 2007;45(8):629-34.
Van Zwieten L, Kimber S, Morris S, Chan KY, Downie A, Rust J, et al. Effects of biochar from slow pyrolysis of papermill waste on agronomic performance and soil fertility. Plant Soil. 2010;327(1-2):235-46.
Major J, Rondon M, Molina D, Riha SJ, Lehmann J. Maize yield and nutrition during 4 years after biochar application to a Colombian savanna oxisol. Plant Soil. 2010;333(1-2):117-28.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






