Pengaruh Persepsi Pengurus Gereja Terhadap Penyusunan Laporan Keuangan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini didorong oleh masalah yang dihadapi oleh sebagian besar gereja yang belum menyusun laporan keuangan, padahal laporan keuangan penting sebagai bentuk pertanggungjawaban atas dana umat dan sebagai dasar pertanggungjawaban gereja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh persepsi manajemen gereja terhadap penyusunan laporan keuangan serta menentukan desain penyusunan laporan keuangan gereja berdasarkan ISAK 35. Populasi dalam penelitian ini adalah pastor paroki dan bendahara yang terlibat dalam penyusunan laporan keuangan dari 26 gereja paroki di Kabupaten Sanggau. Teknik sampling yang digunakan adalah metode sampling purposif, dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada 52 responden. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan campuran antara penelitian kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan ISAK 35. Hasil menunjukkan bahwa variabel persepsi pengelola gereja secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel penyusunan laporan keuangan. Berdasarkan analisis data keuangan terkait Gereja Paroki Kuala Dua Good Shepherd, hasil menunjukkan bahwa desain penyusunan laporan keuangan gereja tidak sepenuhnya sesuai dengan standar yang diterima secara umum karena kurangnya data penelitian yang diperoleh peneliti sehingga tidak dapat menunjukkan kondisi keuangan gereja secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk penelitian lebih lanjut yang mengarah pada pengelolaan keuangan gereja.