HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN PENGENDALIAN MUTU DENGAN KUALITAS STRUKTUR BETON PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH TERPADU IAIN PONTIANAK
Abstrak
Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu IAIN Pontianak merupakan proyek strategis dengan sistem Design and Build yang menuntut pemenuhan standar mutu tinggi pada struktur beton bertulang, namun indikasi lemahnya dokumentasi dan pengawasan di lapangan berpotensi mempengaruhi kualitas akhir struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pengendalian mutu, mengevaluasi kualitas struktur beton, serta menguji hubungan antara kedua variabel tersebut. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 47 responden yang meliputi konsultan dan kontraktor, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan korelasi Pearson. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa manajemen pengendalian mutu belum optimal, ditandai dengan 42,55% responden menyatakan pengawasan pengecoran tidak intensif, yang berkorelasi dengan temuan fisik berupa ketidaksesuaian dimensi pada 64% elemen struktur dan permukaan beton yang kasar menurut 60% responden. Secara statistik, terbukti terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara manajemen pengendalian mutu dengan kualitas struktur beton dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,649 dan signifikansi 0,000, yang menegaskan bahwa peningkatan efektivitas pengawasan mutu akan secara signifikan memperbaiki kualitas fisik dan durabilitas struktur beton yang dihasilkan
Kata Kunci: Manajemen, Pengendalian Mutu, Struktur Beton, Kualitas, Korelasi
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Teknologi Infrastruktur

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

